10 Alasan Mengapa Orang Bisa Miskin

0
Source: babilaut.blogspot.co.id

Berikut ini adalah alasan-alasan paling umum dan utama penyebab mengapa ada segelintir orang miskin di muka bumi ini.

1. Hidup di Negara Miskin

Saya rasa semua orang akan menjadi miskin jika mereka hidup di negara yang miskin. Apa itu negara yang miskin? Negara miskin akan membuat rakyatnya miskin. Ini sudah pasti. Tidak usah jauh-jauh, jika daerah kita saja curah hujannya jarang maka air bersih menjadi kebutuhan yang sangat sulit dipenuhi dan mahal. Mau mandi pun mungkin mandi dari bekas orang lain. Caranya mandi di dalam ember jadi air jatuh di ember dan dipakai lagi. Terakhir setelah sabunan, baru kita bilas dengan air bersih. Beruntung negara Indonesia kita ini termasuk negara yang kaya raya. Akan tetapi kaya SDA tidaklah cukup tanpa SDM yang memadai sehingga hasil bumi Indonesia tidak bisa dikelola sendiri dengan baik.

2. Lahir dari Keluarga Miskin

Hampir rata-rata orang menjadi miskin karena terlahir dari keluarga miskin. Aspek miskin tidak bisa mengenyam pendidikan yang cukup, memiliki televisi untuk mendapatkan sumber pengetahuan, tidak memiliki uang koneksi internet membaca berbagai ilmu pengetahuan, mencari sumber rejeki baru, dsb. Karena tidak punya uang untuk sekolah otomatis dari kecil sudah bekerja keras. Inilah alasan kedua mengapa orang-orang menjadi miskin. Jika Anda berasal dari keluarga yang miskin maka seharusnya Anda bekerja dan berpikir jauh lebih keras untuk keluar dari kemiskinan. Jangan putus asa!

3. Lahir dengan Kondisi Cacat

Jika terlahir cacat, maka secara otomatis membuat seseorang tidak mampu bersaing dengan orang lain. Jika cacatnya itu cukup parah maka hanya bisa hidup mengandalkan belas kasihan orang lain. Ketika orang-orang yang menyokongnya meninggal maka tragislah hidup orang cacat tersebut. Bersyukurlah jika saat ini Anda masih cukup normal dan masih bisa melakukan banyak hal seperti biasanya. Jangan lagi terlalu mempersoalkan penampilan Anda selama masih normal. Ini artinya Anda masih memiliki panca indera dengan baik untuk meraih keberhasilan dibandingkan mereka yang memiliki kekurangan fisik seperti itu.

4. Malas

Tidak semua orang miskin adalah pemalas tetapi orang malas sudah pasti akan jadi miskin. Mengapa tidak semua orang miskin adalah pemalas? Mari kita lihat contohnya petani dan nelayan. Mereka bahkan jauh lebih rajin sampai mengadu nasib di tengah lautan. Tetapi kebanyakan mereka tetap miskin. Sebaliknya para koruptor itu bukan rajin tetapi pandai memanipulasi jabatan dan kuasa sehingga kaya raya. Kalau mau dibandingkan, sesungguhnya lebih rajin para petani dan nelayan bukan? Tetapi nyatanya banyak petani dan nelayan yang hidupnya miskin.

5. Bodoh

Alasan kelima orang menjadi miskin adalah karena bodoh. Bodoh di sini bukan saja soal minimnya pendidikan atau buta huruf, melainkan juga buta dalam berbagai hal. Kita boleh saja tidak berpendidikan S1 atau kuliah asalkan ingin pintar dan tekun belajar, bukan tak mungkin justru kita akan jauh lebih hebat dari orang-orang yang sekolah di luar negeri. Pendidikan bukan satu-satunya yang menentukan melainkan pengetahuan.

6. Mengganggap Uang Tidak Ada Gunanya

Ada banyak orang miskin bukan karena dirinya bodoh atau malas tetapi karena menganggap bahwa uang tidak ada gunanya. Jadi mereka tidak terpacu untuk mencari uang. Kata mereka, "kaya miskin toh mati juga." Ini adalah orang yang pemikirannya dangkal. Kalau begitu kenapa tidak bunuh diri saja sekarang? Mereka tidak pernah berpikir bahwa segala sesuatu dalam hidup ini membutuhkan uang. Bahkan mereka tidak menyadari bahwa nasi yang mereka makan itu bukan ditanam sendiri tetapi dibayar oleh orang tua mereka dengan lembaran uang. Bahkan mereka tidak menyadari betapa keras orang tua mereka bekerja bahkan mungkin ada saudaranya yang jadi pelacur, perampok atau koruptor. Untuk jadi kaya seharusnya kita membuang jauh pola berpikir yang salah seperti ini. Selama Anda anggap uang tidak penting, maka selama itu juga Anda tidak akan pernah kaya. Uang memang bukan segala-galanya tetapi marilah kita tempatkan uang dalam porsinya yang tepat. Kita cari dengan penuh semangat, jalan yang benar, suka memberi dan nikmatilah hidup secara wajar.

7. Banyak Anak

Banyak orang menjadi miskin juga karena banyak anak. Ini berbicara masalah tanggungan. Logika: bagaimana kita bisa kaya jika kita tidak bisa menabung dan mengembangkan kekayaan kita, di mana semuanya itu habis bahkan tidak cukup untuk biaya hidup sekeluarga? Bukankah demikian? Jadi kalau penghasilan kita masih minim cobalah untuk menekan angka kelahiran. Gunakan alat kontrasepsi atau ikut program KB (Keluarga Berencana) lainnya. Jangankan punya banyak anak, yang masih single saja kadang hidupnya pas-pasan, bagaimana jika punya anak? Jadi banyak orang yang menjadi miskin karena banyak tanggungan seperti ini. Bagi yang terlanjur, mari kita lebih pintar dan semangat untuk tetap bertanggung jawab.

8. Percaya Ramalan

Ada orang yang menjadi miskin karena percaya ramalan. Ketika diramal oleh orang "pintar" alias dukun, mbah, thaipak, Ki, sinshe, suhu, dan sejenisnya, hidupnya akan begini dan begitu, lalu orang tersebut percaya dan mengamininya sedemikian rupa dan akhirnya cepat atau lambat orang itu akan miskin. Jangankan diramal miskin, diramal kaya pun orang tersebut akan miskin. Karena mereka percaya jika ditakdirkan kaya akan kaya sendirinya. Akal sehat sudah tidak bisa lagi dipergunakan. Jadi hidup berdasarkan ramalan dan celoteh orang-orang. Tragislah nasib orang tersebut. Seharusnya kalau kita diramal bakal kaya raya, maka kita harus lebih giat bekerja dan membuktikan bahwa ramalan tersebut hanyalah pemicu semangat kita. Jadi sukses itu bukan karena ramalan tetapi karena reaksi atas ramalan itu. Kalau Anda percaya peramal, maka perlu mendengar pepatah ini: Peramal adalah orang yang tidak bisa bekerja sehingga hanya bisa menjadi peramal. 

9. Hidup Boros

Banyak orang menjadi miskin karena hidup boros alias besar pasak daripada tiang. Ini sudah jelas 100% pasti miskin. Mereka sebenarnya pintar cari uang hanya saja juga terlalu pintar menghabiskannya. Sehingga berhutang ke sana ke mari. Sehari bisa menghasilkan Rp 10 juta tetapi dipakai hingga Rp 12 juta, mau bagaimana lagi? Sudah pasti bangkrut tuh orang. Dari mana Rp 2 juta sisanya? Pasti meminjam ke sana ke mari. Seharusnya kita menggunakan uang kita tidak lebih dari kemampuan kita.

10. Tidak Ingin Kaya

Alasan terakhir orang menjadi miskin adalah karena dirinya tidak ingin kaya. Adakah orang-orang seperti ini? Menurut saya ada! Alasannya kita tidak tahu persis karena dirinya saja yang tahu. Semoga orang-orang seperti ini tidak kena penyakit parah, anggota keluarganya sakit parah, dan masalah lainnya. Semoga saja setiap kali dia mengunyah sebutir nasi di mulutnya, dia menyadari bahwa nasi tersebut dibeli dengan uang. Orang-orang egois! Dan saya harap Anda bukan tipe orang seperti ini. Saya tidak mengatakan bahwa kita harus kaya raya laksana Aburizal Bakrie, Sudono Salim, Chairul Tanjung, dan sebagainya. Cukup saja kita bisa hidup layak dan wajar.

Itulah 10 alasan utama yang menurut saya mengapa orang-orang menjadi miskin. Mari kita buang yang negatif, yang tidak memberikan semangat, yang melemahkan mental kita. Yang salah dan keliru mari kita ubah, masa lalu biarlah jadi masa lalu. Mari kita susun rencana kita, bangkit perlahan dan selesaikan satu persatu beban hidup kita. Miliki impian bahwa siapapun saya, di manapun saya berada saat ini, separah apa masa lalu saya, seberapa tua usia saya, selama saya ingin bangkit, maka saya bisa bangkit dan maju. Mari gunakan akal sehat kita. Hutang bisa dilunasi pada suatu hari bahkan kita berikan lebih plus bunga-bunganya sekalian. Tetap semangat!