3 Alasan Mengapa Lelaki Perlu Memahami Kondisi Asmara Wanita

0
Source: keluargaku.com

Normalnya, dalam hidup dan kehidupan ini Tuhan menganugrahkan manusia berjenis kelamin lelaki dan wanita. Dimana masing-masing individu memiliki karakter dan keunikan masing-masing. Manusia dengan berbagai karakternya memiliki kelebihan dan kekurangan yang beragam. Mungkin suatu isyarat dari sang pencipta bahwa sesama manusia harus saling membantu dan melengkapi.

Terlepas dari kelebihan seperti apa yang ada pada lelaki atau wanita,  pada tulisan kali ini kita akan membahas mengapa lelaki perlu lebih memahami wanita terkhusus dalam konteks asmaranya.

1. Hati

Dalam Biologi, hati merupakan salah satu organ tubuh yang berfungsi menetralkan racun yang masuk. Dalam pembahasan kali ini, hati yang dimaksud bukanlah hati yang demikian, melainkan hati dalam makna yang lebih mengarah kepada ‘perasaan’ atau sesuatu yang tidak tampak oleh mata.

Secara naluri, hati lelaki dan wanita sangatlah berbeda. Dalam problema asmara, lelaki biasanya memiliki karakter hati yang lebih mampu membuat dirinya mengambil sebuah tindakan tanpa fikir panjang. Sebagai contoh, seorang lelaki biasanya tidak bisa menahan sekecil apapun rasa penasarannya dibalik hatinya yang besar. Sehingga, ia nekat mengungkapkan isi hati pada wanita yang ia sukai walaupun belum tepat waktunya.  Sedangkan wanita, ia mampu menahan dan memendam rasa penasarannya (walau sebesar bumi) dibalik hatinya yang kecil. Itulah yang kemudian menjadikan kebanyakan wanita tetap bungkam walaupun rasa cintanya begitu besar pada seseorang.

Jadi, sebagai lelaki. Anda harus lebih bersabar dalam mengungkapkan segala isi hati anda. Jangan terburu-buru dan tunggulah waktu dan momen yang tepat. Sebab wanita biasanya butuh waktu, ia lebih mudah berfikir menolak atau menggantung hubungan dengan alasan ingin mengenal lebih dekat lagi. Akan tetapi, jika waktunya sudah tepat, jangan tunggu lama-lama juga. Sebab ibarat sebuah masakan, jika telat diangkat bisa gosong. Maksudnya, jika terlalu lama bisa jadi kesempatan akan hilang dan disalip oleh orang lain.

2. Posisi Teman

Teman adalah orang lain yang memiliki hubungan emosional yang lebih dekat. Tahukah anda, ternyata posisi teman bagi lelaki tidak selalu sama dengan teman sesama wanita. Coba anda analisa, normalnya lelaki jika berteman cenderung menggunakan kata-kata yang ‘kasar’ atau ‘gaul’ kepada sesama temannya. Semakin kasar cara bicara mereka seolah menunjukkan bahwa mereka memiliki hubungan yang lebih dekat. Bahkan tak jarang, jika lelaki sudah sangat akrab, maka mereka saling menjahili dan mengerjai temannya.

Berbeda dengan wanita, semakin dekat ia dengan teman wanitanya maka semakin akrab pula sapaannya. Sudah tak heran jika seorang wanita memanggil teman wanitanya nya dengan sebutan; ‘Say’,  ‘sayang’, dan ‘cinta’, seolah mereka seperti pasangan kekasih saja. Tapi itu lumrah, bayangkan jika lelaki yang mengucapkan ‘lagi ngapain say’ untuk teman lelakinya, pasti garing dan mencurigakan bukan?

Begitu juga soal asmara. Ternyata, teman wanita bisa cemburu bila teman wanitanya sudah memiliki pacar lelaki. Cemburu disini bukan karena ia menyukai pacar temannya, akan tetapi cemburu disini adalah sifat wanita yang tidak terima jika teman wanitanya sudah lebih banyak menghabiskan waktu kepada sang pacar dibanding dirinya. Padahal ‘pertemanan’ dan ‘hubungan asmara’ adalah dua aspek yang berbeda. Disinilah sulitnya wanita, tak heran banyak lelaki yang gagal menjalin asmara dengan wanita, karena tidak lulus seleksi dimata teman-temannya.

Berbeda dengan lelaki, teman lelaki tidak merasa keberatan bahkan baik-baik saja jika temannya sudah banyak menghabiskan waktu luang dengan sang pacar. Lelaki biasanya lebih mengerti dan memahami bahwa waktu bersama sang kekasih lebih penting dibanding dengan teman. Namun hal ini tidak berlaku dengan wanita. Oleh karena itu, jika anda lelaki maka pahamilah kondisi dan keadaan calon pasangan anda jika itu terkait dengan teman-temannya. Karena biasanya, wanita lebih mendengar apa kata temannya dibanding kata hatinya. Pandai-pandailah mencari hati temannya juga sehingga anda didukung untuk bersamanya.

3. Lelaki Mendatangi Wanita

Tahukah anda, mengapa dalam melamar biasanya lelaki yang mendatangi wanita? Siapa lelaki yang pertama kali melamar wanita? Jawabannya adalah Nabi adam. Ketika Nabi adam diciptakan, ia memohon untuk diberikan pasangan hidup di Surga. Hawa kemudian diciptakan melalui tulang rusuk kirinya. Ketika Hawa sudah diciptakan, Adam memanggilnya, namun Siti Hawa tidak bergerak dan membalas panggilan Adam. Ketika Adam dipanggil, iapun menghampiri Siti Hawa.

Keadaan ini yang kemudiaan dijadikan pedoman khususnya dalam Islam bahwa dalam melamar sewajarnya adalah lelaki yang mendatangi wanita. Walaupun wanita begitu mencintai lelaki, biasanya ia akan menunggu sampai tiba waktu, dimana seorang lelaki menghampirinya. Begitu juga dalam persoalan asmara. Lelakilah yang dinilai harus lebih aktif dalam mencari pasangan hidupnya.