5 Keunikan Aceh Dibandingkan Daerah Lain

0
Source: acehkita.com

Sesuatu dinilai unik apabila ia memiliki unsur pembeda dari yang lain. Keunikan biasanya mencerminkan karakter identitas suatu daerah. Dengan adanya keunikan maka suatu daerah memiliki warna dan karakternya. Aceh merupakan daerah yang dikenal berbagai kalangan di Indonesia. Hal tersebut tak terlepas dari beberapa faktor yang menjdikan Aceh berbeda dari daerah lain. Adapun keunikan Aceh yang jarang ditemukan di daerah lain di Indonesia diantaranya;


5. Qanun


Qanun adalah nama lain yang dikhususkan sebagai pengganti istilah ‘pasal’ dalam undang-undang suatu daerah. Hal ini erat kaitannya dengan hak otonomi daerah yang diberikan kepada Aceh. Kata qanun berakar dari Bahasa Yunani, kanon / ?????, yang berarti untuk memerintah, tolok ukur atau mengukur. Seiring luasnya penggunaan dalam tradisi formal, artinya meluas menjadi "aturan baku yang diterima oleh sebuah majelis". Bahasa Arab kemudian menyerapnya menjadi qanun, seperti pada masa kekhalifahan Turki Utsmaniyah, Sultan Suleiman I dijuluki pemberi hukum  karena pencapaiannya dalam menyusun kembali sistem undang-undang Utsmaniyah.


4. Warung Kopi

Sudah dikenal secara nasional bahwa Aceh merupakan daerah sejuta warung kopi. Hal itu dibuktikan dengan menjamurnya warung kopi diberbagai pelosok daerah Aceh. Warung kopi sudah seperti gaya hidup bagi orang Aceh. Hal itu terlihat dari keberadaan warung kopi yang tidak pernah kosong oleh pengunjung.


Adapun daya tarik warung kopi Aceh tidak hanya terletak pada kualitas kopinya semata. Banyak lokasi warkop justru diramaikan pengunjung karena fasilitas ‘wifi gratis’ yang sudah menjadi tren dunia digital masa kini. Semakin cepat konektivitas internet suatu warung kopi di Aceh maka semakin banyak ia dikunjungi oleh pelanggan khususnya dari kalangan mahasiswa.


3. Dayah

Dayah adalah nama khusus di Aceh dalam menyebutkan istilah pesantren. Dayah merupakan institusi atau lembaga pendidikan tertua di Aceh dengan ulama karismatik sebagai tokoh pentingnya. Bila pada pesantren dipimpin oleh Kyai atau Syeikh, di dayah dipimpin oleh Tengku. Tengku biasanya adalah pendiri atau selaku pemilik otoritas tertinggi di dalamnya. Dayah di Aceh juga beraneka ragam. Selain jumlahnya yang begitu eksist di setiap daerah, minat masyarakat Aceh biasanya lebih memprioritas pendidikan dayah dari pada pendidikan formal.


2. Syukuran Makan


Sebagian riwayat menceritakan bahwa ada 3 ulama bermimpi bertemu dengan Nabi Muhammad. Ulama pertama diberikan tongkat dan diperintahkan ke Mesir. Ulama kedua diberikan pedang dan diperintah menuju Palestina. Sementara ulama ketiga diberikan piring dan diperintahkan pergi ke Aceh. Artinya, ke Mesir untuk berdakwah. Ke Palestina untuk berperang, dan ke Aceh untuk makan-makan. Karena karakter orang Aceh sering menggelar acara syukuran makan.


Sudah tidak heran jika Aceh merupakan daerah yang membudayakan makan-makan dalam segala hal. Mulai dari syukuran lahiran, syukuran pernikahan, bahkan gelaran do'a kematian. Makan-makan sudah menjadi tradisi yang mendarah daging di Aceh. Hal itu dilakukan di berbagai kalangan baik menengah keatas maupun menengah ke bawah. Tidak hanya itu, makan-makan juga sering dilakukan pada acara sunatan, maulid nabi, Isra' Miraj, nujuh bulanan, tunangan, dan masih banyak lagi. Bahkan jika mahasiswa datang ke Aceh, jika sosialnya bagus maka ia tidak akan pernah kelaparan karena bisa menghadiri banyaknya undangan makan-makan di Aceh.


 1. Jilbab

Point yang paling membedakan Aceh dan daerah lainnya khususnya Indonesia adalah para wanita muslimnya yang selalu menggunakan jilbab bila berada diluar rumah. Para pendatang diluar Aceh sering terkesima dengan fenomena wanita Aceh yang tak pernah mereka temui di daerahnya. Keberadaan jilbab di daerah lain seperti Jakarta, Medan, Bandung dan sebagainya merupakan temuan langka. Sementara di Aceh justru wanita yang tak berjilbab jarang ditemukan. Hal ini tentu tak terlepas dari otoritas pemerintah Aceh sebagai daerah syariat Islam yang mewajibkan jilbab bagi para wanita Aceh bila keluar dari rumah.