Air Terjun Lhoong: Mencari Kesejukan Di Kaki Gunung

0
Source: jalankemana.com

Suasana hutan yang masih alami, suara kicau burung yang bersahutan, udara sejuk yang berhembus di antara pepohonan yang menjulang tinggi dan desiran air yang mengalir dari bebatuan yang menambah keasrian objek wisata air terjun di Desa Krueng Kala, Kacamatan Lhong, Kabupaten Aceh Besar.

Objek wisata yang satu ini sudah tidak asing lagi bagi sebagian masyarakat Aceh khususnya pesisir barat. Dengan keindahan alam sekelilingnya yang masih alami mampu menarik perhatian masyarakat. Setiap harinya, terutama pada hari Sabtu dan Minggu tempat yang berlokasi sekitar 55 kilometer dari pusat Kota Banda Aceh tersebut kerapkali dikunjungi ratusan bahkan ribuan masyarakat dari Banda Aceh dan Aceh Besar, bahkan para wisatawan dari berbagai daerah pun juga ikut meramaikan tempat ini.

Selain memiliki kolam pemandian yang luas dan dalam, para pengunjung yang datang juga dapat menikmati pemandangan hijau dan suguhan makanan dan minuman dari sejumlah warung yang dikelola warga setempat dengan harga yang relatif murah.

Air terjun ini jika diperhatikan memiliki 3 tingkatan, tingkatan paling bawah sekita 4 meter, singkatan yang ke 2 sekitar 6 meter dan tingkatan yang pertama sekitar 12,5 meter. Walaupun terbilang air terjun ini tidak terlalu tinggi, petugas setempat melarang wisatawan agar tidak bermain di tingkat yang pertama dan yang kedua dengan alasan resiko keselamatan yang tinggi apabila terjatuh.

Disekitar air terjun terdapat bebatuan yang besar. Wisatawan umumnya akan duduk diaatas batu tersebut sembari menikmati pesona air terjun, berfoto, duduk santai bersama kerabat, teman, maupun keluarga.

Salah satu alasan wisatawan ingin berlama-lama di tempat ini adalah hembusan angin yang sejuk, udara yang masih segar, suara aneka kicauan burung yang berpadu dengan gemercikan air yang jatuh.

Dan bagi pengunjung yang merasa penasaran dengan sumber aliran air terjun yang terdapat di puncak gunung, dapat menelusurinya dengan mendaki sejumlah tangga yang terjal. Namun untuk hal yang satu ini hanya diperbolehkan bagi kaum lelaki saja, sesuai yang dituliskan pengelola objek wisata di pintu tangga.

Untuk menikmati keindahan panorama yang ditawarkan oleh air terjun ini pengunjung harus membayar tiket masuk terlebih dahulu, kemudian pengunjung harus menuruni ratusan anak tangga yang akan menununtun para pengunjung menuju ke titik lokasi wisata.

Pengunjung tidak harus terburu-buru menuruni anak tangga tersebut. Sesekali pengunjung bisa berhenti untuk beristirahat sambil menikmati keindahan hutan sekitar.

Air terjun lhoong memiliki nama lain yaitu Suhom yang berarti gemuruh air yang terlalu kencang. Tetapi masyarakat lebih familiar dengan nama Air terjun Lhoong.

Selain sebagai tempat objek wisata, Air terjun ini juga di manfaatkan untuk Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) karena derasnya arus air yang dihasilkan oleh air terjun tersebut.  Hal ini sangat berguna bagi warga setempat untuk memenuhi kebutuhan listrik. Pembangunan pembangkit listrik tersebut dilakukan oleh PT. COCA COLA.

Pada masa konflik di Provisni Aceh, daerah ini termasuk kawasan yang sangat rawan. Sehingga objek wisata ini tidak dapat dikunjungi oleh wisatawan. Namun sekarang aceh telah damai, air terjun ini telah dikelola dengan baik, dan lambat laun Air Terjun Lhoong ini semakin ramai dikunjungi oleh para wisatawan

Sumber: pergiberwisata.com