Apa yang Dilakukan Orang Aceh pada Peringatan Tsunami?

0
Source: kanalaceh.com

Pada hari duka bersejarah di Aceh yakni bencana gempa dan tsunami yang jatuh pada tanggal 26 Desember tentu memiliki momen krusial bagi seluruh masyarakat Aceh. Bagaimana tidak, meskipun sudah 13 tahun lamanya, namun pengalaman pahit yang meratakan Aceh dengan air tentu tak mudah untuk dilupakan begitu saja. Apalagi bagi mereka yang kehilangan sanak saudara bahkan keluarga terdekatnya.

Tak heran, jika pemerintah dan masyarakat Aceh sepakat untuk mengabadikan hari tersebut sebagai momen perenungan atas kemahabesaran Allah Swt dengan melakukan berbagai kegiatan positif. Adapun yang dilakukan mayoritas masyarakat Aceh mpada hari peringatan tsunami diantaranya:

1. Berziarah

Salah satu bentuk duka cita dan perenungan atas peristiwa gempa tsunami 13 tahun silam, adalah dengan berziarah ke makam keluarga yang menjadi korban. Mengingat tak semua jasad ditemukan pada pasca kejadian, biasanya para masyarakat akan berziarah ke pemakaman khusus korban tsunami yang disebut Kuburan Masal Tsunami.  Disana mereka akan berdoa, dan membaca Al-Qur’an sebagai bentuk permohonan ke pada Allah Swt agar almarhum memperoleh tempat yang layak di sisi-Nya.

2. Berkunjung ke Museum Tsunami

Menjelang peringatan tsunami yang jatuh pada tanggal 26 Desember, Museum Tsunami akan melaksanakan berbagai event dan acara untuk mengenang fenomena bersejarah yang tak mungkin lekang di benak orang Aceh. Sebagian masyarakat tentu tak mau melewatkan kesempatan tersebut untuk berkunjung, sebab hanya pada fase peringatan tsunami saja seluruh ruangan pada museum dapat dikunjungi dan dinikmati pesonanya.

Pada tahun 2017 kali ini, pihak managemen Museum Tsunami bahkan menggelar kegiatan resmi yang dijadwalkan pada tanggal 23 sampai 26 Desember 2017 yakni berpetualang di museum tersebut pada malam hari dan beragam pameran temporer yang bertemakan: “The Light of Life”.

3. Berdzikir

Mengingat tingginya eksistensi para pencinta tasawuf di Aceh, tak jarang segelintir masyarakat Aceh akan menggelar acara dzikir untuk mengingat kekuasaan Allah Swt. Dzikir tersebut secara implementatif juga beragam, ada yang melaksanakannya sendiri-sendiri dan ada juga yang berjamaah di masjid, di lapangan, bahkan terkadang di pantai di mana tsunami pernah terjadi. Lokasi tepi pantai biasanya dilakukan agar para jamaah bisa lebih meresapi dan menjiwai proses dzikir bagi peringatan gempa dan tsunami Aceh.