Asal Muasal Sungai Krueng Baru

0
Source: fredography

Berdiri di hamparan titian besi panjang di perbatasan Aceh Barat Daya (ABDYA) dan Aceh Selatan itu adalah sebuah keindahan yang mengembalikan motivasi untuk terus hidup. Ada rasa takjub yang besar melihat sungai di bawahnya. Alam memang menghadirkan hal yang unik, Di samping kiri dan kanan sungai terbentang sawah, perkebunan kelapa sawit dan rumah warga. Berbalik ke utara seakan terasa hawa sejuk belantara Taman Nasional Hutan Leuser. Di selatan pula disuguhi pemandangan laut yang menambah kepuasan penikmat udara pagi di jembatan bantuan Jerman dan Haka ini. 

Adalah sungai Krueng baru namanya. Wisata alam yang merupakan kekhasan warga ABDYA, Kecamatan Lembah Sabil khususnya Dusun Krueng Baru Desa Kaye Aceh, tempat di mana di setiap rumah warganya terdapat bungkusan batu putih yang dikumpulkan dan menjadi oleh-oleh unik dari gampong ini.

Diketahui pula Sungai Krueng Baru adalah sebuah nama yang sudah lama dikenal. Tentang dari mana nama ini dilekatkan pada sungai itu belum dikuatkan dengan teori yang terperinci. Namun, pengetahuan tentang nama itu dapat kita telusuri lewat cerita-cerita masyarakat gampong. Nama itu adalah berawal dari kesan yang ditemukan saat mengamati langsung sungai ini.


4. Bentuk sungai yang seperti ular

Konon, ada seorang warga pindahan dari Gayo Lues. Dalam perjalanannya itu yang  ia tempuh dengan jalan kaki. Ia mengarungi hutan lalu ia temukan sebuah sungai yang berliku-liku, sangat panjang. Ia menggambarkan sungai yang baru ia temukan tersebut seperti ular.


3.  Airnya yang selalu baru dan arusnya berpindah-pindah

Air sungai Krueng Baru adalah air yang mengalir deras dan jernih. Alirannya dari waktu ke waktu selalu berubah, tak selalu ada di tempat yang sama. Terlihat dari sebelumnya sangat dekat dengan tepi yang kemudian tempat tersebut kering karena telah berpindah ke tengah, atau jauh sedikit dari tempat sebelumnya.


2. Sungainya bersih dan airnya sejuk

Sepanjang pengamatan saya ketika refreshing ke sungai-sungai di kawasan ABDYA. Sungai ini adalah salah satu sungai yang airnya bisa dijadikan sumber air minum. Kebersihan sungai ini tak sedikit mengundang para pengunjung untuk Meuramien (makan-makan) bersama keluarga. Apalagi ketika perayaaan hari besar islam tiba. Para pengunjung tidak hanya berasal dari ABDYA dan Aceh Selatan, melainkan juga dari luar kabupaten, yang sengaja memilih sungai ini sebagai tempat liburan mereka. 


1. Sumber airnya berasal dari Sungai di Gayo Lues

Sungai Krueng Baru adalah satu dari tiga  sungai lainnya yang bersumber dari Gayo Lues, yaitu sungai Kandang (Aceh Selatan) dan Sungai Babahrot (ABDYA).

Inilah beberapa poin dari cerita masyarakat tentang nama sungai Krueng Baru di Kecamatan Lembah Sabil Aceh Barat Daya.