Beragam Mitos Asal Mula Nama Aceh

0
Source: acehdesain

Sebagai daerah yang kaya akan budaya dan sejarah, Aceh memiliki banyak literatur nama dengan berbagai legenda dan mitos, sebuah bangsa yang dulunya sudah dikenal dunia internasional khususnya pada puncak kejayaan dan masa keemasan pada zaman kerajaan di Aceh.

Berikut macam perbedaan yang unik, terkait asal-usul nama Aceh;

1. Berasal dari Bahasa India: ‘Aca, Aca, Aca’

Dalam sebuah riwayat dikisahkan bahwa zaman dahulu, sebuah kapal dari India (Gujarat) yang berekspedisi ke Aceh dan melalui jalur sungai. Para ABK (anak buah kapal) kemudian naik ke daratan menuju sebuah desa yang saat ini dikenal dengan Kampung Pande. Ditengah perjalanan mereka diguyur hujan lebat, keadaan mendesak mereka untuk sejenak memilih berteduh di bawah sebuah pohon besar. Begitu terpesona mereka kemudian memuji keindahan pohon dengan sebutan; “Aca, Aca, Aca” yang artinya indah, indah, indah.

2. Berasal dari Kata Istilah: ‘Adoe nyang mume, a nyang ceh’

Sebuah legenda rakyat menceritakan bahwa masa silam ada sepasang kakak dan adik perempuan yang tengah mandi bersama di sekitar sungai. Sepintas mereka menemukan bayi berada di atas rakit (perahu dari batang pisang) yang tengah dibawa arus sungai. Berhubung adiknya sudah hamil, Sang kakak yang belum memiliki momongan meminta agar bayi itu diberikan kepadanya. Singkat cerita si kakak berdiam diri selama 44 hari dikediamannya seolah sedang menjalani pasca melahirkan. Ketika bayi dibawa berkeliling kampung, tentunya masyarakat menjadi heran dan mengatakan; adoe nyang mume, a nyang ceh” (Maknanya sang adik yang hamil, tapi si kakak yang melahirkan). ‘a nyang ceh’ ini kemudian berangsur-ansur berubah menjadi nama Aceh.

3. Berasal dari Istilah: ‘Acchera Vaata Bho’

Dalam riwayat lain dijelaskan tentang perjalanan Budha ke daratan melayu saat menyiarkan ajarannya ke Indo China. Setiba di sebuah pulau, Ia melihat kilauan cahaya berwarna-warni dari balik sebuah gunung. Ia bergumam; “Acchera Vaata Bho” yang berarti betapa indahnya. Saat ini, gunung yang dimaksud adalah Ujung Batu Putih di Pasai. Dari kata ‘Acchera’ itulah yang kemudian lahir nama Aceh.

4. Berasal dari Kata: ‘Aji’

Menurut penulis sejarah, zaman dahulu seorang puteri kerajaan Hindu menghilang dan memutuskan untuk pergi dari negeri kelahirannya. Kakak kandung laki-lakinya mencari dengan sedemikian cara dan menemukannya di sebuah daratan asing. Kepada penduduk sekitar ia menjelaskan bahwa puteri yang ditemukannya adalah ‘aji’ yang bermakna ‘adik’. Kemudian sang puteri dinobatkan sebagai pemimpin mereka dan istilah ‘aji’  dijadikan nama daerah yang lambat laut berubah menjadi Aceh.

5. Berasal dari Istilah: ‘Ka Ceh’

Kisah Mitos lainnya yang fenomenal di kalangan cerita rakyat, menjelaskan istilah Aceh berasal dari sebuah kejadian, yakni istri raja yang sudah melahirkan. Para rakyat menyebutnya dengan istilah ‘ka ceh’ yang berarti sudah lahir. Dari sepenggal kata inilah kemudian menjadi identitas nama Aceh. Kisah senada juga terdapat pada legenda lainnya, yakni karakter bangsa Aceh yang dinilai tegar, ambisi, dan tidak mudah pecah. Hal tersebut tergambar dari gabungan kata ‘A-Ceh’ dimana ‘a’ berarti tidak dan ‘ceh’ bermakna pecah. Jadi ‘aceh’ yang dimaksud mengisyaratkan bahwa tidak mudah pecah.

6. Berasal dari Gabungan Kata: Arab, China, Eropa, Hindia

Berbagai literatur sering menjelaskan dan menulis bahwa dibalik nama Aceh merupakan gabungan dari berbagai etnis yang sudah lama mendiami Aceh yang terbilang terbuka khususnya ketika menerima masuknya ajaran Islam dari India. Adapun singkatan itu berupa Arab, China, Eropa, dan Hindia yang disingkat menjadi Aceh. Tidak heran jika sampai saat ini karakter wajah orang Aceh memiliki corak yang variatif karena leluhur Aceh terdiri dari berbagai etnis bangsa dan daerah.