Beragam Tradisi Pantangan di Kabupaten Aceh Barat daya

0
Source: kanalaceh.com

Aceh Barat Daya atau yang kerap disapa Abdya merupakan salah satu kabupaten di Aceh yang masih menghargai pentingnya adat dan budaya. Salah satunya tergambar dari aktivitas masyarakatnya yang masih menjunjung nilai tradisional, salah satunya dengan mengadakan kenduri turun ke sawah atau yang dikenal dengan Khanduri Ulee Lheueng. Dalam konteks sejarah, gelaran adat yang satu ini ternyata sudah menjadi tradisi turun-temurun dimana selalu dilaksanakan apabila akan memasuki musim tanam.

Begitu seriusnya setiap eleman masyarakat Abdya melaksanakan kenduri ini, tak jarang mereka turut melibatkan para penjabat penting dan pengemuka agama didalamnya. Namun ada aturan khusus yang menjadi pantangan (larangan) bagi para pengunjung yang hadir tanpa memandang status dan jabatan, misalnya; pantang (dilarang) melakukan acara turun sawah ketika padi sedang dalam fase akan mekar (menguning). Adapun alasannya adalah agar padi yang diprediksi akan mekar tidak rusak dan gagal untuk dipanen.

Adapun pantangan lainnya yang sering diimplementasikan masyarakat Abdya bahkan akan dikenakan sanksi bila dilanggar diantaranya:

1. Pantang membakar jerami sebelum padi menguning

2. Pantang membawa lukah atau bubee/bubu

3. Pantang berdagang padi atau membawa timbangan ke lokasi persawahan

4. Pantang mencari rotan saat padi sedang hendak mekar

5. Pantang menanam nilam di areal persawahan

6. Pantang membuang sampah di saluran air di sawah

7. Pantang berkelahi apalagi sampai berdarah-darah

8. Pantang berbuat maksiat

9. Pantang mabuk dan berjudi dan lain-lain