Bila Takut Riba, Apa yang Harus Dilakukan dengan Bunga Bank?

0
Source: aceh.net

Dunia internasional khususnya umat muslim tengah diguncang oleh kekhawatiran akan ribanya sistem bunga dari perbankkan. Hingga saat ini masih belum ditemukan sistem perbankkan atau bank khusus yang dapat dinyatakan murni syariat tanpa riba.

Disamping itu, dizaman dimana angka kriminal sangat tinggi saat ini, tidak mungkin para nasabah menyimpan uangnya di rumah atau dibawah bantal. Apabila uang itu berjumlah besar, justru akan menjadi bencana dan sumber malapetaka bagi pemiliknya bila berada didalam rumah pribadi. Begitu juga dalam transaksi keuangan. Seorang ayah akan lebih merasa efektif apabila mengrirm uang pendidikan anaknya melalui jalur bank dari pada menitip pada supir langganan. Selain kemanan yang terjamin, mengirim uang melalui bank jauh lebih cepat dan murah. Ternyata tidak ada pilihan lain, untuk hidup berekonomi dan berfinansial dizaman sekarang, seorang nasabah tetap membutuhkan layanan Bank.

Bagaimana dengan hukum syariatnya? Sebagian ulama mengklaim bahwa keterkaitan muslim dengan bank dibolehkan (dimaafkan) sebab belum ada bank saat ini yang menjadi solusi terbebas riba. Agar terhindar dari riba bank konvensional, umat muslim bisa menghindari sistem kredit atau bunga yang diimplementasikan pada bank.

Lantas, apa yang harus dilakukan pada bunga bank? Sebagian oknum tidak mengambil bunga yang dianggap mengandung unsur riba. Apa ini sudah tepat?

Ada sebuah kisah nyata, dimana salah satu milioner muslim terkaya menyimpan uangnya di bank konvensional dunia. Agar tak terjadi riba maka setiap bunga yang diperoleh ia kembalikan ke bank. Apa yang terjadi? Ternyata uang bunga yang tak diambil itu digunakan oleh pihak bank yang kebetulan milik non-muslim (yahudi) untuk dihibahkan kepada Israel selaku tanah airnya. Apa yang dilakukan Israel? Tentu saja sebagian anggaran diperuntukkan sebagai dana memerangi dan menindas kaum muslimin di Palestina.

Secara tidak langsung, ternyata milioner muslim yang tidak mengambil bunga banknya justru malah membantu dalam penindasan muslim lainnya di Palestina.

Ini fakta dan pernah terjadi, miliaran dana dari nasabah muslim terkaya justru dialokasikan kepada hal yang lebih buruk dari riba itu sendiri. Oleh sebab itu, alternatif terbaik yang dilakukan dengan bunga bank agar tidak riba adalah dengan mengambilnya dan menyedekahkannya untuk kemaslahatan umat muslim lain. Dengan begitu, nasabah tidak hanya terhindar dari riba melainkan juga membantu saudara muslim lainnya.

Apakah boleh bersedekah dengan uang riba? Sejatinya tidak, namun bila kondisinya seperti diatas tentu lebih dianjurkan untuk disedekahkan kepada muslim yang membutuhkan.