Cempaka Kuning, Identitas Flora Aceh yang Tak Diragukan Lagi

0
Source: pixabay.com

Aceh yang dikenal dengan julukan ‘Serambi Mekkah’ ternyata tidak hanya memiliki daya tarik dalam bingkai religi saja, melainkan Aceh juga memiliki keindahan alam yakni flora yang khas, salah satunya ialah Michelia Champaka L yang lebih dikenal dengan Cempaka Kuning.

Cempaka Kuning yang dalam literatur Aceh disebut dengan Jeumpa Kuneng, memiliki sudut estetika yang secara filosofis mencerminkan unsur budaya dan tradisi khususnya bagi perspektif masyarakat Aceh. Realitas ini dapat dibuktikan dari eksistensi Cempaka Kuning dalam berbagai acara adat di Aceh. Salah satunya adalah lagu ‘Bungong Jeumpa’ yang sejatinya berbahasa Aceh namun sangat terkenal hingga kekancah nasional.

 

Bila sedang musim berbunga, bau harumnya yang khas akan membekas setiap oknum dan menjadikan para pendatang tidak akan pernah melupakan pesona flora Aceh yang dirasakan kala melintasi sepanjang jalan daerah Aceh. Sangat selaras jika bunga ini dinobatkan sebagai identitas dari daerah yang juga dijuluki ‘Negri Tanah Rencong’, sebagaimana yang termuat dalam SK Menteri Dalam Negeri Nomor 48 Tahun 1989 tentang Pedoman Penetapan Identitas Flora dan Fauna Daerah yang mencantumkan bahwa Bungong Jeumpa merupakan Identitas Flora dari Provinsi Aceh.

 

Hakikatnya, Cempaka kuning tidak termasuk dalam golongan flora yang langka karena intensitasnya masih sering ditemukan di berbagai wilayah di Indonesia. Namun secara kuantitas keberadaannya di Aceh memiliki jumlah yang mendominasi, tidak hanya tumbuh di hutan, melainkan juga hampir menghiasi sepanjang jalan termasuk perkotaan Banda Aceh.

Disamping itu, tumbuhan ini memiliki fungsi herbal bagi perawatan tubuh kaum wanita. Biasanya cempaka kuning diolah sebagai bahan dasar luluran, pelangsing, parfum, dan penghilang bau badan. Cempaka kuning juga aktif berperan dalam dunia kesehatan sebagai bahan utama dan pendukung dalam obat-obatan tradisional. Adapun jenis penyakit yang dapat diobati menggunakan bahan cempaka kuning seperti; Malaria, Keputihan, masuk angin, rematik, asam urat dan masih banyak lagi.

Dari puluhan khasiat flora Cempaka Kuning, 50 persen lebih diperankan oleh khasiat bunganya. Setelah diuji secara klinis, pada bagian bunga Cempaka Kuning terdapat unsur khusus yang menjadikan bunga icon masyarakat Aceh ini memiliki bau yang khas dan harum mempesona.