Evaluasi Diri, Makna Dibalik Peringatan Tahun Baru Hijriah

0
Source: shafutama.com

Tahun baru Islam yang jatuh disetiap 1 Muharram pada kalender Hijriah ternyata bukan hanya sebuah rutinitas pergantian waktu semata. Dibalik itu ternyata memiliki makna penting yang seharusnya diketahui dan dipahami setiap pribadi khususnya umat muslim.

Sejarahnya, tahun baru Islam diawali sebuah kejadian penting dalam literatur umat Islam, yaitu hijrahnya Rasulullah Saw dari Mekkah ke Madinah yang saat itu terjadi pada 622 Masehi. Oleh sebab itu, memperingati tahun baru Islam esensinya sama dengan menghargai dan mengenang perjuangan Rasulullah Saw dalam melaksanakan amalan hijrah.

Hijrah memiliki makna penting bagi umat muslim pada saat itu sebagai bentuk strategi perjuangan agama Islam. Bagi umat muslim saat ini, pelaksanaan hijrah dapat dilakukan dengan cara memaknai apa itu hijrah dan mengintropeksi diri untuk menjadi individu yang lebih baik di sepanjang tahun selanjutnya.

Allah Swt Berfirman;

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan” (QS.Al-Hasyr (59):18).

Rasul bersabda yang artinya;

“Hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab (di hari kiamat), dan timbanglah diri kalian sebelum kalian ditimbang (di hari kiamat), Diriwayatkan dari Umar bin Khatab ra beliau berkata, ‘hisablah (evaluasilah) diri kalian sebelum kalian dihisab, dan berhiaslah (bersiaplah) kaliau untuk hari aradh akbar (yaumul hisab). Dan bahwasanya hisab itu akan menjadi ringan pada hari kiamat bagi orang yang menghisab dirinya di dunia”.

Mengingat masa kini berbeda dengan setting sejarah masa lalu, hijrah juga tidak harus dilakukan dengan berpindah domisili ke lingkungan yang dianggap lebih baik. Sebagaimana penjelasan diatas, Ia juga dapat dilakukan dengan perpindahan hati dan kepribadian untuk menjadi karakter yang lebih baik di mata Allah dan dimata mahkluk-Nya.