Jika Hitler Masih Hidup, Hukuman Apa yang Layak Untuknya?

0
Source: history.com

Sejarah telah mencatat bahwa Hitler dikenal sebagai sosok yang kejam dan otoriter selama berkuasa. Salah satu tindakannya yang sangat dikecam dan fenomenal adalah peran dan tindakannya dalam membakar enam juta orang Yahudi. Jika ia masih hidup, hukuman apa yang layak Hitler terima sehingga sistem hukum disuatu negara bisa dikatakan adil?

Jika dilakukan poting, kemungkinan yang paling relevan adalah hukuman tembak mati, atau hukuman gantung, atau hukum pancung. Lantas, apakah itu cukup setimpal dengan nyawa yang sudah Hitler bunuh? Semua pasti sepakat, bahwa hukuman mati untuk  Hitler lakukan hanya setara dengan 1 nyawa yang telah ia rengut, bagaimana dengan 5.999.999 nyawa Yahudi lainnya?

Dapat disimpulkan, ternyata tidak ada hukum yang sesuai didunia ini untuk membalas segala perbuatan kejam Hitler. Konsep akhiratlah yang dapat menjawab semuanya. Diakhirat, tidak sulit bagi tuhan untuk membakar Hitler hingga ia mati sebanyak enam juta kali. 

Sebagaimana Allah Berfirman: "Sesuhguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka kedalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah maha perkasa lagi maha bijaksana."  (QS. An-Nisa: 56)

Dari paparan diatas, jelas sudah bahwa tidak ada konsep dunia yang bisa ditegakkan secara totalitas khusunya bagi pemilik kekuasaan tertinggi di suati negata tanpa konsep akhirat. Jika seorang raja bersalah, tidak ada manusia yang mampu menghukumnya. Begitu juga bila Presiden korupsi, bisa saja dengan otoritas kekuasaannya ia menutupi atau terhindar dari hukum. Ia bisa saja selamat dari hukum di dunia karena bersetatus sebagai pemegang kekuadaan, tapi yang pasti ia tak akan pernah lepas dari hukum akhirat. Siapapun dia, apapun jabatannya, sekaya apapun dia semua sama dihadapan Allah Swt.