Kesalahan Orang Tua Saat Memiliki Anak Kedua

0
Source: brilio.net

Banyak orangtua terkadang tidak menyadari bahwa banyak kesalahan yang mereka lakukan ketika memiliki anak yang kedua. Salah satu diantaranya adalah porsi kasih sayang yang terlalu dominan terhadap anak kedua sehingga berdampak pada pengaruh mentalitas anak pertama.

Secara natural, wajar jika kasih sayang lebih besar diberikan kepada sang adik, apa lagi yang masih balita kebawah. Akan tetapi, perhatian kepada anak pertama atau sang kakak jangan sampai terabaikan. Sebab, apabila seorang kakak cemburu pada adik yang selalu dibela dan diperhatikan, biasanya akan menyebabkan si-kakak atau si-abang menjadi anak yang nakal.

Nakal disini memiliki beberapa versi, bisa dimulai dengan sikap cuek, rewel, tidak penurut, cengeng, bahkan gemar memukuli adiknya. Hal tersebut terjadi bukan sifat dasar sang kakak, melainkan rasa kecewanya kepada sang adik akibat orangtua yang salah dalam berbagi kasih  sayang.

Sejatinya, adik tidak tahu apapun, yang salah adalah sikap orangtua yang tidak bisa memposisikan kasih sayang pada kondisi yang seharusnya. Sejatinya, orangtua yang bijaksana dapat membagi perhatiannya kepada masing-masing anak. Kalaupun sang adik harus mendapatkan perhatian lebih, setidaknya sang kakak harus diberi pengertian dan pemahaman bukan memarahinya. Kebanyakan para orangtua hanya memarahi anak yang lebih tua jika ia nakal, tidak mau mengalah, atau memukuli adiknya. Padahal jika penanaman nilai-nilai kasih sayang dan sifat kekakaan dapat diberikan dengan benar, sang kakak akan lebih mengerti dan turut menyayangi adiknya.

Sebaiknya orangtua juga mempertimbangkan posisi anak pertama sebelum memutuskan untuk memiliki aanak kedua atau selanjutnya. Jangan sampai belum cukup anak pertama memperoleh kasih sayang atau bahkan belum habis masa menyusinya, ayah dan ibunya sudah memiliki adik yang akan mengambil porsi (kasih sayang atau masa menyusi) anak pertama.