Makna Filosofis Dibalik 2 Makanan Ini Bagi Orang Aceh

0
Source: tempo.co

Orang Aceh tempo dulu memang berbeda dengan masyarakat saat ini seiring berubahnya waktu dan peradaban. Bukan hanya dalam aspek budaya dan keagamaan, bahkan dalam ranah makanan juga terdapat pesan moral yang diimplementasikan melalui cita rasa yang khas.

Saat ini, sudah jarang ditemukan macam kuliner yang memiliki makna filosofis, orientasi makanan saat ini hanya terfokus pada 3 aspek yakni rasa, penampilan, dan harga. Setidaknya ini mengindikasikan bahwa dibalik perubahan generasi ternyata orang tempo dulu jauh berdedikasi dibanding saat sekarang ini.

Hal senada juga dapat kita lihat dari genree lagu. Zaman silam, lagu yang populer biasanya memiliki pesan moral yang tinggi, bukan sebatas irama saja. Berbeda dengan masa kini, lagu populer justru hanya condong pada bagian musik yang enak didengar semata walaupun lyreek yang didendang tak memuat nilai positif apapun.

Di Aceh, ada dua makanan yang memiliki pesan moral tinggi yaitu Timpan dan Kembang Loyang. Timpan merupakan salah satu makanan kelasik yang terbuat dari tepung dengan inti didalamnya berupa kelapa manis, gula merah, atau pisang. Lazimnya, timpan sebelum dikukus akan digulung dengan daun pisang muda sehinga bentuk, aroma, dan rasanya lebih khas. Di Aceh, Timpan biasanya sering dibuat ketika menjelang atau masa bulan Ramadhan untuk sajian berbuka atau cemilan malam. Terkadang juga disajikan pada hari lebaran Idul Fitri atau Idul Adha. Makna filosofis dari timpan adalah, dalam memasuki bulan Ramadhan, setiap muslim harus membentengi diri dengan membungkusnya (daun timpan) dengan hal positif agar jiwa seseorang (isi timpan) dapat ditempa dengan baik, dan memperoleh kemenangan dipenghujung Ramadhan.

Sedangkan Kembang Loyang, sering dibuat menjelang hari raya sebagai salah satu sajian lebaran. Makna filosofis kue tradisional tersebut dimaksudkan agar setiap insan yang telah sukses meraih kemenangan (puasa penuh) agar berseri-seri dan layak bebahagia sebagaimana kembang loyang yang secara fisik mengembang dan seolah berbunga-bunga.