Megapa Bersepatu Roda di Taman Safiatudin?

0
Source: pikiranmerdeka.co

Akhir-akhir ini, salah satu lokasi di Banda Aceh tepatnya Taman Safiatuddin kerap diramaikan para anak-anak yang memainkan sepatu rodanya kesana dan kemari. Bila hari libur atau sore hari akan terlihat sekumpulan orangtua yang menemani anaknya untuk melatih kemampuan bersepatu roda mereka. Awalnya sepatu roda merupakan olahraga yang masih asing di Banda Aceh, namun lambat laut waktu berjalan olahraga ini semakin digemari dan populer. Adapun mengapa Taman Safiatuddin sering diramaikan anak-anak yang bermain sepatu roda adalah;

1. Olahraga yang sedang populer di Banda Aceh

Sepatu roda yang dipelopori oleh berbagai gelaran lomba di Banda Aceh kini menjadi populer dan sangat digemari anak-anak bocah di Banda Aceh. Jika anda ke Banda Aceh, mungkin akan menemukan disetiap sudut kota berbagai anak-anak yang tengah asyik dengan sepatu rodanya. Ada yang sedang dalam proses belajar, ada yang berayun kesana-kemari dengan lihainya, adapula yang sekedar memakainya namun sekedar berjalan seperti menggunakan kaki tanpa sepatu roda dialasnya.

Hal tersebut merupakan musim permainan yang langka dikalangan anak-anak. Sebab dibalik harga sepatu roda yang tergolong layak bagi kaum berfinansial menengah kebawah, tak menyulitkan para orang tua untuk membelikan anaknya sepatu roda walau nereka termasuk kalangan berekonomi menengah kebawah. Bersepau roda benar-benar sudah mewabah layaknya demam di Banda Aceh sehingga mendorong anak-anak rela bermain panas di siang bolong dan berdingin ria dimalam hari untuk mengayunkan kakinya dijalanan, salah satunya adalah taman Safiatuddin Banda Aceh.

2. Belum ada lokasi khusus bersepatu roda

Alasan yang paling kuat mengapa anak-anak di Banda Aceh bersepatu roda di taman Safiatuddin adalah karena belum ada lokasi khusus bagi para pencinta sepatu roda di Banda Aceh. Selain taman yang berdekatan dengan mesjid Oman tersebut, lokasi umum lain yang digunakan adalah Lapangan Blang Padang dan Ulhee Lheue BandanAceh. Berhubung lokasi yang jauh, banyak para bocah yang berkediaman disekitar memilih bersepqtu rida di Taman Safiatuddin.

3. Tersedia jasa pelatihan dan komunitas sepatu roda

Begitu maraknya para peminat sepatu roda, tak menghalangi minat para pemain profesional untuk memiliki pendapatan sampingan di Taman Safiatuddin. Mereka menyediakan layanan pelatihan sepatu roda bagi mereka para pemain pemula. Selain itu adapula komunitas yang sering mangkal disana yakni mereka yang menyebut dirinya kelompok Inline Skate Aceh.

4. Lokasi strategis

Taman Safiatuddin yang berlokasi dipersimpangan empat mesjid Oman dinilai memiliki posisi yang amat baik dan strategis. Selain berada dititik antara kantor Gubernur Aceh, PKA, dan mesjid  yang sering ramai dikunjungi orang, para pemain sepatu roda tampak terlihat jelas oleh pengendara yang sedang berhenti menunggu lampu hijau dipersimpangan. Secara langsung, sudah pasti bagi para pengendara yang memiliki anak pencinta sepatu roda, akan mencoba taman trsebut sebagai media bermain dan berlatih bersama para pemain sepatu roda lainnya.