Memahami Makna Gajah Putih di Balik Lambang Kodam Iskandar Muda

0
Source: dongenganakdunia.com

Gajah merupakan hewan bertubuh besar dan memiliki bobot paling berat diantara hewan-hewan lainnya di dunia saat ini.  Di Aceh, gajah menjadi sebuah lambang khusus bagi Tentara Nasional Indonesia yang ada di tanah rencong yang akrab dikenal dengan Kodam Iskandar Muda. Sebelumnya, Komandodaerah militer (Kodam) Iskandar Muda bernama Komando Daerah Militer I/Iskandar Muda. Merupakan Komando Kewilayahan Pertahanan yang meliputi provinsi Aceh.

Lambang gajah secara filosofis tentu tidak terlepas dari eksistensi Sultan Iskandar Muda yang pada masa kejayaannya menjadikan gajah sebagai bala tentara yang ditakuti oleh para penjajah tempo dulu. Pada masa kerajaan Aceh, gajah liar tidak dibunuh untuk diambil gadingnya seperti tindakan ilegal saat ini, akan tetapi gajah diburu untuk dijinakkan dan dijadikan armada perang layaknya kuda atau unta pada masa kerajaan Islam era Rasulullah Saw.

Ketika Sultan Iskandar Muda memperoleh tahta, Ia memiliki talenta terbaik dalam mengendarai dan menjinakkan gajah. Gajah menjadi identitas kerajaan dengan perannya sebagai pasukan khusus dan merupakan tunggangan resmi sultan. Sejak kecil, Iskandar Muda sudah memahami kejayaan kisah sejarah Iskandar Zulkarnain yang secara militer juga memiliki tentara bergajah oleh Laksamana Keumala Hayati selaku panglima pasukan Inong Balee.

Aceh yang saat itu masih bernama Aceh Darussalam adalah satu-satunya kerajaan di Indonesia yang memiliki pasukan 1.000 gajah. Gajah-gajah tersebut selain digunakan untuk armada perang juga kerap berfungsi sebagai penyambutan tamu yang akan mengugah hati siapa saja yang melihatnya.

Nama besar Iskandar Muda selaku Sultan Aceh yang memiliki gelar armada seribu gajah memang bukan sekedar nama belaka. Pada masanya gajah digunakan untuk membentengi istana. Gajah yang biasanya takut akan suara keras, dilatih dan dibina sehingga dapat ikut berperang dan tidak asing lagi akan bisingnya suara senapan.

Gajah benar-benar mendapat bagian penting di hati raja tersohor semasa berdirinya kerajan Aceh tersebut. Begitu pedulinya Iskandar Muda dengan gajah, sebagian riwayat menjelaskan; ketika gajah-gajah itu berjalan-jalan di luar, Sultan akan memerintahkan anak buahnya untuk membawakan payung bagi mereka.

Gajah-gajah tersebut berperan aktif bersama Sultan Iskandar Muda dalam menaklukan beberapa wilayah di Sumatera dan semenanjung Malaya. Bahkan juga pernah bertempur melawan Portugis di Malaka. Tak heran, mengapa nama Iskandar Muda dan icon gajah dari dulu hingga perang kemerdekaan, bahkan saat ini dijadikan simbol Kodam Iskandar Muda selaku barisan terdepan dalam melindungi rakyat Aceh dari ancaman keamanan pihak asing.