Mengapa Harga Sembako Naik Menjelang Idul Adha?

0
Source: pikiran-rakyat.com

Pernahkah Anda perhatikan, ketika menjelang hari raya Idul Adha tiba, harga sembako mulai meningkat dan semakin mahal. Hal itu terus berlanjut hingga beberapa hari bahkan seminggu lebaran dimana keadaan aktivitas masyarakat sudah mulai berjalan normal. Beberapa faktor penyebab sembako dan barang-barang terkait menjadi mahal menjelang Idul Adha atau hari besar lainnya adalah;

1. Pekerja Libur

Dalam menghormati dan menghargai hari besar agama Islam, sudah seharusnya umat muslim turut serta dalam merayakannya. Perayaan tersebut sering dilakukan dengan kembali kekampung halaman masing-masing, termasuk beberapa diantaranya adalah para pekerja yang dikontrak pedagang. Ketika karyawan pasar banyak yang pulang, secara otomatis para pemilik dagang atau tokeh akan bekerja sendiri sehingga bentuk jerih payah tersebut dibayar melalui harga sembako yang di naikkan.

2. Pasokan Berkurang

Dengan liburnya para pekerja dan karyawan, berdampak signifikan terhadap pasokan atau stock produk yang akan dipasarkan. Bila pasokan berkurang, mau tidak mau harga akan menjadi meningkat sebab dalam sistem perekonomian, kelangkaan suatu barang menjadi salah satu pemicu harganya menjadi relatif mahal. Pabrik tahu misalnya, dalam proses pembuatannya dibutuhkan bahan baku berupa kacang kedelai yang berkualitas. Dengan berkurangnya pasokan kedelai pihak pabrik akan kewalahan dan ujung-ujungnya berdampak kepada biaya oprasional yang mesti ditingkatkan.

3. Permintaan Meningkat

Ketika menjelang Idul Adha, walaupun sebagian masyarakat khususnya perkotaan memilih pulang kampung. Akan tetapi kebutuhan cenderung meningkat bagi mereka yang berdomisili di sekitar kota. Ketika hari besar keagamaan tiba, hampir seluruh masyarakat mempersiapkan makanan, minuman, dan berbagai kuliner untuk memeriahkan hari lebaran. Dalam upaya pemeriahan itu tentu dibutuhkan sembako lebih banyak dari biasanya. Ketika permintaan meningkat, sudah sewajarnya suatu produk akan meningkat harganya dari biasanya.

4. Keuntungan Berlipat

Tidak dinafikkan, sebagian pedagang yang masih melanjutkan rutinitas dagangannya ketika hari menjelang Idul Adha adalah untuk mencari keuntungan lebih dari biasanya. Bahkan ketika momen seperti ini tiba para pedagang bisa memperoleh keuntungan berlipat-lipat dari hari normal. Para pedagang tertentu bersedia menaikkan harga sembako jauh tinggi dibandingkan sebelumnya. Bagi para konsumen mau tidak mau rela membelinya karena faktor kebutuhan. Walaupun ada juga beberapa pedagang tidak menaikkan harga barangĀ  dengan alasan kemanusiaan namun kuantitas pedagang yang menaikkan harga lebih banyak dibandingkan yang tidak. Oleh sebab itu, disarankan bagi para konsumen agar mempersiapkan stock sembako menjelang Idul Adha tiba sebelum harga sembako meningkat tajam. dengan demikian para konsumen bisa menahan diri untuk tidak berbelanja kebutuhan pokok hinga harga normal kembali seusai lebaran.