Mengenal Nama Lain Banda Aceh yang Patut Dipahami

0
Source: acehhariini.com

Aceh merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki citra dan pesona yang luar biasa. Hal tersebut terefleksi dari berbagai keunikan Aceh yang jarang ditemukan pada daerah lain di Indonesia. Tak heran jika Aceh memiliki nama lain yang sudah sangat populer dan taka sing didengar, diantaranya:

1. Serambi Mekkah

Merupakan istilah khusus bagi Aceh yang memiliki sejarah panjang dan membanggakan. Sebagaimana diketahui, serambi atau teras merupakan bagian dari bangunan rumah yang paling awal ditemui sebelum pintu masuk. Makna ini sejalan dengan literatur Aceh yang pernah berperan sebagai daerah masuknya ajaran Islam pertama di Indonesia. Selain itu, sebagian riwayat mencatat bahwa istilah nama Serambi Mekkah diperuntukkan bagi Aceh sebab pada masa silam, sebelum media transportasi berkembang pesat seperti sekarang, apabila warga Indonesia hendak pergi haji ke Mekkah, maka harus melalui jalur Aceh sebagai lokasi pelayaran kapal yang paling dekat dengan ibu kota negara suci umat Islam tersebut.

2. Tanah Rencong

Rencong merupakan senjata tradisional Aceh yang sudah eksis dan populer sejak masa kesultanan kerajaan Aceh. Tidak hanya populer, ke-otentikan rencong selaku senjata tradisional memiliki identitas ke-Acehan yang tinggi dan tak ditemukan di daerah lainnya di Indonesia. Berbeda dengan keris yang menjadi senjata tradisional di berbagai daerah di Nusantra. Hal tersebutlah yang menjadikan gelar istilah Tanah Rencong hanya untu Aceh semata.

3. Kuta Radja

Merupakan salah satu istilah bagi Aceh yang tak kalah populernya dubanding dua istilah di atas. Nama tersebut diabadikan oleh tim sepak bola Aceh yang disingakt Persiraja (Persatuan Sepak Bola Indonesia-Kuta Radja). Nama tersebut juga merupakan salah satu kecamatan di Kota Banda Aceh yang memiliki Kelurahan/desa seperti Lampaseh Kota, Merduati, Keudah, Peulanggahan, Gampong Jawad an Gampong Pande.

4. NAD (Nangroe Aceh Darussalam)

Merupakan istilah bagi Aceh yang sempat populer terkhusus pada masa pemerintahan tahun 2001-2009. Nanggroe berarti negri sedangkan Darussalam adalah daerah yang memiliki makna sejahtera bagaikan syurga. Darussalam juga merupakan salah satu nama daerah di Banda Aceh tepatnya pusat aktivitas mahasiswa karena memiliki dua universitas tersohor di Aceh yakni Unsyiah dan UIN Ar-Raniry.