Oleh-oleh Makanan Khas Wajib Aceh

0
Source: Anggita Selliana - citizen6.liputan6.com

Liburan belum lengkap rasanya tanpa buah tangan() untuk dibawa pulang. Ya, segenggam buah tangan berupa makanan khas daerah bisa jadi pemanis bagi orang-orang terkasih.

Jika Anda tengah liburan ke Aceh, pastikan Anda mengunjungi sentra-sentra oleh-oleh untuk membeli oleh-oleh. Nah, apa saja oleh-oleh makanan Aceh yang bisa Anda beli?

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Reza Pahlevi memberikan beberapa rekomendasi kuliner yang bisa Anda bawa pulang dari Aceh. Berikut rekomendasinya.

1. Kue Timphan

Reza mengatakan, ada kue khas Aceh yang tak boleh dilewatkan untuk dibawa pulang. Namanya kue timphan yang terbuat dari tepung ketan yang ditambah isi pisang raja atau labu yang dibungkus kulit daun pisang.

"Biasanya lebih banyak isi srikaya. Isi durian itu ada tapi gak banyak. Kue Timphan bisa kuat selama tiga hari. Kalau buat oleh-oleh bisa dibungkus pakai kotak," kata Reza.

Jika ingin membeli kue timphan, wisatawan bisa menemukan di warung-warung kopi dan toko-toko kue tradisional di Banda Aceh. Salah satu tempat yang menjual kue timphan adalah di warung kopi Solong Ule Kareng, Banda Aceh. Harga kue timphan dengan aneka isi seperti srikaya, labu, dan durian dijual mulai dari harga Rp 2.000.

2. Ayam tangkap 

Oleh-oleh kue tradisonal atau khas Aceh mungkin tergolong mainstream. Nah, cobalah untuk membawa pulang sajian ayam tangkap untuk disantap bersama keluarga. 

Reza mengatakan, ayam tangkap adalah kuliner ayam kampung goreng yang dimasak dengan rempah-rempah, kari ayam, dan juga daun pandan. Ia mengambarkan rasa yang bisa dinikmati dari kuliner ayam tangkap ini adalah renyah dan gurih karena proses penyerapan bumbu ke daging.

"Jualnya ayam tangkepnya sudah ter-packing. Bisa dibeli Rumah Makan Aceh Rayeuk di Banda Aceh. Rp 60.000 satu kotak," jelasnya.

Rumah Makan Aceh Rayeuk sendiri beralamat di Jalan Teungku Imum Leung Bata Nomor 33, Lamseupeung, Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh.

3. Kue Adee Meureudu

Satu penganan yang direkomendasikan untuk dibawa pulang saat pergi ke Aceh adalah Kue Adee Meureudu. Reza mengatakan, kue tersebut populer di Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya tetapi banyak dijual kemasan di Aceh.

"Ya, bahannya ada dari tepung terigu dan singkong atau ubi. Ini kue-kue Melayu jadi ada rasa gurih-gurihnya dari aroma bawang goreng," jelasnya.

Wisatawan bisa menemukan penganan kue Ade Meureudu di Sentra Oleh-Oleh di Jalan Banda Aceh-Lhoknga Desa Lampisang, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Selain itu, wisatawan juga bisa menemukan di daerah Lambaro, Aceh Besar dan harga yang ditawarkan adalah Rp 16.000 - Rp 17.000.

"Ada banyak toko yang menjual kue ini seperti Kue Adee Kak Mah, Kue Adee Kak Nah, Kue Adee Kak Fatimah. Yang terkenal Kue Adee Kak Nah," tambahnya.

4. Dendeng Aceh

Dendeng Aceh bisa jadi pilihan untuk disantap bersama di kota asal setelah liburan di Aceh. Reza mengatakan, dendeng Aceh terbuat dari daging sapi yang diiris tipis, dikeringkan, dan dicampur olahan rempah dan bumbu tradisional.

Dedeng Aceh bisa di temui di toko-toko dendeng yang berada di jalan Chik Ditiro Banda Aceh atau di Pasar Aceh di Peunayong. Wisatawan bisa membawa pulang Dendeng Aceh yang telah dikemas ke dalam kotak.

5. Kopi Aceh

Belum sah ke Aceh jika belum mencoba kopi Aceh. Wisatawan juga bisa memboyong kopi Aceh Gayo untuk dijadikan oleh-oleh.

Reza menyebutkan, tempat untuk membeli oleh-oleh kopi yang terbilang banyak dikenal adalah Ulee Kareng yang berlokasi di Jalan Lamreung Nomor 2, Banda Aceh. Selain itu, kopi Aceh Gayo juga bisa ditemukan di sentra oleh-oleh lainnya di sepanjang jalan Lamreung atau di sekitar kota Aceh.

6. Bakpia Aceh

Bakpia tak hanya di Yogyakarta. Di Aceh pun Anda bisa menemukan bakpia. Uniknya, wisatawan bisa datang ke pabrik pembuatan bakpia untuk membeli oleh-oleh tersebut.

"Pabriknya ada di daerah kawasan Pantai Kasih, Sabang, harganya sekitar Rp 13.000. Bakpianya bisa kuat sekitar seminggu," kata Reza.

Jika tak mau repot-repot pergi ke Sabang, Anda bisa juga menemukan di Kota Banda Aceh. Wisatawan bisa menuju toko-toko kelontong di sekitar Masjid Raya Baiturrahman.

7. Kue bhoi

Kue bhoi disebut juga sebagai kue ikan karena bentuknya dicetak menyerupai ikan. Reza mengatakan, kue bhoi bisa ditemukan di seluruh wilayah Aceh dan banyak dipasarkan di daerah Lampisang, Peukan Bada, Aceh Besar.

"Kue Aceh ini mirip dengan tradisional di Melayu. Cetakannya bolu ikan. biasanya kue ini untuk hajatan seserahan ke pihak ke perempuan," ungkap Reza.

Jika ingin membeli kue bhoi, harga yang ditawarkan berkisar Rp 8.000 untuk kemasan plastik berisi empat buah. Harga bervariasi bergantung jumlah kue yang diinginkan.

Sumber: Wahyu Adityo Prodjo -  Kompas.com