Peluangkah? Aceh Jaya Kekurangan Tenaga PNS

0
Source: panoramio.com

Pegawai Negeri Sipil atau yang akrab dipahami dengan PNS merupakan salah satu genre lapangan pekerjaan yang paling diminati bahkan diimpikan masyarakat Aceh, khususnya mereka yang ingin hidup nyaman walau pas-pasan tanpa tantangan berwirausaha.

Lazimnya, semakin maju suatu daerah maka persaingan akan semakin ketat. Sebaliknya semakin pelosok suatu daerah maka persaingan akan berkurang dan menjadi peluang tersendiri bagi oknum yang cerdas dalam mengamati dan mengambil strategi untuk lulus dalam seleksi. Selain hal tersebut, jumlah tenaga PNS yang ada juga menjadi indikator bagi besa-kecilnya kesempatan untuk lulus.


Aceh Jaya misalnya, Yasmar Hijar, selaku Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Aceh Jaya, menyampaikan bahwa jumlah pegawai negeri sipil (PNS) di kabupaten setempat saat ini masih sangat sedikit. Menurutnya, saat ini PNS di Aceh Jaya sekitar 2.714 orang yang terdata menerima gaji sampai November 2017. Tahun ini sudah dipotong dengan guru-guru yang ditarik ke Banda Aceh.

 

Jumlah 2 ribuan memang bukan angka yang kecil, akan tetapi jika dibandingkan dengan daerah lain Aceh Jaya masih sangat minim jumlah para pegawainya. Apalagi bila dibandingkan dengan daerah Bireuen yang tercatat sekitar tujuh ribuan. Salah satu penyebabnya adalah banyaknya para PNS yang lulus di Aceh Jaya meminta pindah ke daerah lain dengan alasan keluarga.

Tentu ini mengindikasikan bahwa mayoritas PNS yang meminta pindah adalah mereka yang bukan putra bumi Aceh Jaya. Jika mereka orang pribumi, tentu tidak akan pindah dan memilih menetap. Kendatipun syarat dan ketentuan pindah, seperti bekerja minimal 8 tahun terpenuhi, realitas ini layak menjadi kajian kembali bagi para pihak terkait agar lebih memperioritaskan kesempatan bagi warga asli Aceh Jaya. Sebab, selain mengurangi jumlah pengangguran, adanya sistem 'putra daerah' sebagai syarat tes PNS akan terkesan lebih adil dan bijaksana bagi penduduk setempat.