Peran dan Makna Rencong Bagi Masyarakat Aceh

0
Source: alampedia.blogspot.co.id

Rencong yang dalam bahasa Aceh ditulis dengan pengetikan Rintjong merupakan senjata tradisional yang menjadi identitas suku Aceh. Senjata tradisional yang sudah eksis sejak kesultanan Aceh yang pertama merupakan simbol keberanian, ketangguhan, dan karakter orang Aceh.

Dalam kegiatan adat kerajaan Aceh masa silam, Rencong pada umumnya digunkan saat upacara pernikahan, meugang, pesijuk, mengunduh menantu, sunatan rasul, dan masih banyak lagi. Biasanya Rencong dalam adat Aceh disandingkan dengan pakaian tradisional Aceh yang identik dengan warna hitam dan topi Tengku Umar. Rencong dalam adat Aceh diselipkan dipinggang sebelah kanan sebagai mana yang dilakukan oleh para pendahulu Aceh sebelumnya.

Selain itu, Rencong memiliki berbagai tingkatan. Bagi seorang raja atau sultan, biasanya bahan dasar Rencong terbuat dari emas yang berukiran ayat-ayat suci tertentu. Sedangkan bagi para bawahan sultan ada yang terbuat dari perak, kuningan, besi, gading, dan juga kayu.

Pada masa silam, masyarakat Aceh kerap menghubungkan kekuatan mistik dengan senjata Rencong. Masyarakat Aceh meyakini bahwa bentuk dan desain Rencong dikemas sedemikian rupa sebagai simbol dari kata basmallah yang merupakan lafadz penting yang senantiasa diucapkan dalam memulai kegiatan apa saja. Begitu populernya Rencong, bahkan sampai saat ini Aceh diklaim sebagai satu daerah yang memiliki nama lain ‘Tanah Rencong’.