Poligami Tidak Menambah Ketakwaan Lelaki

0
Source: ilmupoligami.com

    Al-Qur’an dengan jelas mengatakan bahwa dalam Islam lelaki diperbolehkan berpoligami dengan syarat yaitu adil. Sejatinya Islam adalah ajaran yang menyeru untuk menikahi satu wanita saja.

Al-Qur’an adalah satu-satunya kitab suci di muka bumi yang mengatakan; 'Menikah hanya satu'. Hal ini Disebutkan dalam surat An-Nisa (4), ayat 3, yang artinya;

Kamu dapat menikahi wanita pilihan mu, dua, tiga atau empat, tetapi jika kamu tidak dapat berlaku adil, maka nikahilah satu saja.”

Pernyataan ini; ‘nikahilah satu saja’, itu hanya tertera dalam Al-Qur'an - tidak ada dalam kitab suci agama lainnya. Dalam pra-Islam, laki-laki memiliki beberapa istri, beberapa orang memiliki ratusan istri. Islam menempatkan batasan untuk Poligini - Maksimal empat. Dan jika lelaki dizinkan  memiliki lebih dari satu istri, hanya dengan syarat, bahwa ia dapat berlaku adil yang sama antara dua, atau antara tiga, atau empat. Sebaliknya, bila tidak mampu maka satu saja. Dan hal yang sama, di surat An-Nisa (4), ayat129, mengatakan bahwa;

“Ini tentu sangat sulit bagi seorang pria untuk berlaku adil diantara istri-istrinya.”

Menurut tokoh dakwah terkenal di dunia, Zakir Naik, poligami adalah pengecualian, bukan aturan.  Banyak orang berpikir bahwa Islam mengatakan; anda harus dan wajib menikah lebih dari satu istri. Padahal, ada lima kategori dari sesuatu yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam Islam. Kategori 1 adalah wajib, yang merupakan Fardu. Kategori 2 adalah direkomendasikan' atau 'Didorong', kategori 3 adalah 'diijinkan' , kategori 4 adalah lebih baik ditinggalkan, dan yang terakhir adalah dilarang atau ' terlarang '. Poligami, jatuh dalam kategori tengah,' yaitu diijinkan'.

Zakir Naik menegaskan; “There is no statement in any Hadith, or in the Qur’an which says that… ‘If a man marries more than one wife, he is a better Muslim than a person who marries only one wife.”

(Tidak ada pernyataan dalam hadis, atau dalam Al-Qur'an yang mengatakan bahwa; 'Jika seorang pria menikahi lebih dari satu istri, ia adalah muslim yang lebih baik dari pada orang yang menikah hanya satu istri')

Hal tersebut menepis kalangan oknum tertentu yang menjadikan poligami sebagai alasan untuk menjadi muslim yang lebih baik. Menepis argument yang sering diungkapkan bahwa melakukan poligami demi mengikuti sunnah rasul. Karena Rasul semasa hidupnya menerapkan praktek poligami. Karena posisi poligami seperti dijelaskan  sebelumnya adalah suatu tindakan yang ‘mubah’ dibolehkan, bukan sunnah apalagi diwajibkan.

Ada hadis lain yang berhubungan dengan nash, di mana Nabi berkata; “Setiap orang yang menikah menyelesaikan separuh agamanya.”  Pernah seseorang bertanya kepada Zakir Naik, bahwa 'apakah ini menyiratkan jika saya menikah dua kali, saya akan menyelesaikan penuh agama saya?'

Menurut Zakir Naik, orang tersebut salah paham dengan pesan Nabi. Ketika Nabi berkata bahwa; 'Bila anda menikah, anda menyelesaikan separuh agama' - Artinya ketika anda menikahinya maka melindungi anda dari pergaulan bebas, melindungi anda dari percabulan, melindungi anda dari homoseksualitas, yang itu semua merupakan separuh dosa di dunia ini. Hanya ketika anda menikah, anda memiliki kesempatan untuk menjadi suami atau istri - Hanya saat anda menikah anda memiliki kesempatan untuk menjadi ayah atau ibu. Dan tugas ibu dan ayah serta suami dan istri sangat penting dalam Islam. Jadi tidak ada bedanya apakah pria menikah dua kali atau tiga kali atau empat kali, ia tidak dikatakan menyelesaikan seluruh agamanya melainkan tetap separuh nya.