Sejarah Dibalik Istilah Serambi Mekkah Aceh

0
Source: archive.lenteratimur.com

Pada abad ke-15 masehi, Aceh mendapat gelar yang terhormat dari Nusantara yaitu 'Serambi Mekah', sebuah gelar yang diakui oleh masyarakat luas bahwa Aceh dianggap memiliki nilai keimanan, ketakwaan, syariat, dan spiritual yang lebih tinggi dibanding daerah lainnya. Adapun sebab mengapa Aceh disebut sebagau Serambi Mekkah diantaranya;

5. Kesamaan dengan Mekkah

Sekitar 5 abad silam, Aceh sebagai daerah yang makmur memiliki banyak kesamaan dengan Mekkah yakni sama-sama memiliki penduduk yang beragama Islam 100%, bermazhab Syafi'i, berpakaian islamiah, berbudaya Islam serta menerapkan sistem hukum syariat Islam. Berbeda dengan saat ini, dahulu orang Aceh beragama Islam secara totalitas sama seperti penduduk mekkah tanpa campur aduk antara kepentingan dan aspek lainnya.

4. Pelabuhan Haji Nusantara

Sebelum teknologi transportasi berkembang pesat seperti saat sekarang ini, dahulu penduduk Nusantara menunaikan Rukun Islam yang kelima (haji) ke Mekkah menggunakan kapal laut. Berhubung letak geografis Aceh sangat strategis, Aceh dijadikan pangkalan atau pelabuhan sebelum para jemaah haji berangkat ke Mekkah melalui jalur Samudra Hindia. Para jemaah biasanya menghabiskan waktu hingga 6 bulan lamanya di Bandar Aceh Darussalam, tepatnya di kampung-kampung Pelanggahan, Banda Aceh sekarang.

3. Pengakuan Syarif Mekkah

Salah satu fakta menarik adalah Aceh yang saat iu masih berupa kerajaan Aceh Darussalam pernah memperoleh pengakuan Syarif Mekkah melalui nama Khalifah Islam di Turki. Mereka menobatkan Aceh sebagai kerajaan 'pelindung' bagi kerajaan lainnya di Nusantara. Dan sudah melegenda bahwa pada masa kejayaan kerajaan Aceh, sultan-sultan di Nusantara mengakui bahwa Sultan Aceh sebagai 'payung' yang berperan melindungi sultan lainnya.

2. Aceh Kiblat Ilmu Pengetahuan

Pada masa keemasan Aceh, ternyata sejarah mencatat bahwa Aceh pernah menjadi kiblat ilmu pengetahuan berbagai negara di dunia. Hal tersebut dipelopori oleh adanya pusat pendidikan tinggi di Aceh yaitu Jami'ah Baiturahman. Adalah sebuah Universitas yang memiliki jurusan dan fakultas keislaman. Adapun negara yang pernah mengenyam pusat keipmuan di Aceh pada masa tersebut adalah; Turki, Palestina, India, Bangladesh, Thailand, Mindanau, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Makassar.

1. Islam Pertama di Indonesia

Akhirnya alasan utama Aceh dijuluki Serambi Mekah disamping aspek sejarah lainnya adalah karena Aceh merupakan daerah dari Indonesia yang pertama kali memeluk agama Islam. Dengan kata lain, Aceh merupakan pintu gerbang (layaknya serambi / teras rumah) yang lebih dulu dijumpai bila ada tamu yang hendak memasuki rumah. Dari Aceh pula Islam tersebar keseluruh pelosok Nusantara. Adapun para penyiar agama Islam dai Aceh diantaranya; Empat orang diantara Wali Songo yang membawa Islam ke Jawa berasal dari Aceh, yakni Maulana Malik Ibrahim, Sunan Ngampel, Syarif Hidayatullah, dan Syeikh Siti Jenar.