Solusi Naik Haji Bagi yang Tidak Memiliki Biaya

0
Source: hidayatullah.com

Bagi umat muslim yang bertakwa, sudah tentu ibadah haji merupakan salah satu impian tertinggi dalam menyempurnakan agamanya. Akan tetapi, sering kali biaya menjadi jurang lebar bagi mereka para kaum muslim khususnya bagi mereka yang bersetatus ekonomi menengah kebawah. Besarnya dana yang harus dikeluarkan untuk naik haji menjadi salah satu alasan mengapa Islam hanya mewajibkan haji bagi mereka yang memiliki kemampuan semata. Namun umat muslim jangan berkecil hati, Islam memiliki solusi haji bila memang biaya menjadi kendalanya.

Seperti yang kita ketahui, hakikatnya ibadah haji adalah salah satu bentuk amal yang dengan amal itu diharapkan dapat memperoleh kebaikan (pahala) bagi pelaksananya. Lebih dalam dari itu, esensi pahala itu sendiri bertujuan untuk menjadi muslim yang lebih bertakwa dengan mengharap ridha-Nya. Allah memang maha adil, bagi umat muslim yang tidak berkemampuan menunaikan ibadah haji, mereka tidak diwajibkan. Sebagai gantinya Allah memberikan amalan-amalan yang kadar pahalanya setara dengan ibadah haji.

Pertama, Shalat Subuh berjamaah di Mesjid. Rasulullah Saw bersabda yang artinya; “Barangsiapa yang mengerjakan shalat shubuh dengan berjama’ah di masjid, lalu dia tetap berdiam di masjid sampai melaksanakan shalat Sunnah Dhuha, maka ia seperti mendapat pahala orang yang berhaji atau berumroh secara sempurna.” (HR. Thabrani. Syaikh Al-Albani)

Kedua, berbakti kepada orang tua. Dalam sebuah hadis dijelaskan; “Ada seseorang yang mendatangi Rasululah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan ia sangat ingin pergi berjihad namun tidak mampu. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya padanya apakah salah satu dari kedua orang tuanya masih hidup. Ia jawab, ibunya masih hidup. Rasul pun berkata padanya, “Bertakwalah pada Allah dengan berbuat baik pada ibumu. Jika engkau berbuat baik padanya, maka statusnya adalah seperti berhaji, berumrah dan berjihad.” (HR. Ath-Thabrani)

Ketiga, menghadiri majelis ilmu di Mesjid. Dalam hadist nabi mengatakan; “Siapa yang berangkat ke masjid yang ia inginkan hanyalah untuk belajar kebaikan atau mengajarkan kebaikan, ia akan mendapatkan pahala haji yang sempurna hajinya.” (HR. Thabrani dalam Al-Mu’jam Al-Kabir, 8: 94)

Itulah beberapa amalan yang jika dilakukan dengan benar  akan memperoleh kebaikan yang setara dengan para jamaah haji. Umat muslim dalam kondisi finansial seperti apapun tentu memiliki peluang untuk melaksanakannya tanpa harus memiliki uang melimpah. Tinggal niat dan keikhlasanlah yang kemudian menjadi indikator apakah Allah Swt menerima amalan tersebut atau tidak.