Tahura Pocut Meurah Intan: Taman Hutan Raya di Aceh Besar

0
Source: mejabelajarasra.blogspot.com

Memang kalau di telusuri, Aceh tidak akan habisnya akan tempat-tempat yang bisa memuaskan mata. Daerah yang merupakan tempat kelahiran salah satu pahlawan Indonesia Cut Nyak Dhien ini menyimpan berbagai wisata alam yang menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Salah satu wisata alam yang cukup populer bagi penduduk setempat yaitu Tahura Pocut Meurah Intan.

Tahura Pocut Meurah Intan merupakan taman hutan raya yang di dalamnya terdapat puluhan jenis flora dan fauna dilindungi. Selain itu, tempat ini menjadi populer bagi kawula muda Aceh, karena terdapat rumah pohon unik yang merupakan spot favorit untuk berfoto selfie. Wisatawan juga bisa menemukan air terjun alami di dalam taman hutan raya ini.

Secara administratif, taman hutan raya ini terletak pada Saree, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh. Untuk mencapai Tahura Pocut Meurah Intan wisatawan setidaknya harus menempuh jarak kurang lebih 60 kilometer atau melakukan perjalanan selama satu jam dari Banda Aceh. Taman hutan tersebut terletak di antara kaki Gunung Seulawah Agam dan kaki Gunung Seulawah Inong.

Wisatawan yang hendak berkunjung ke taman hutan ini bisa menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan umum dari Banda Aceh. Kondisi jalan pun sudah diaspal dengan cukup baik, sehingga wisatawan akan merasa nyaman dalam perjalanan. Meskipun tak jarang ditemui jalan dengan tikungan curam, serta tanjakan dan turunan yang cukup menantang.

Tahura Pocut Meurah Intan ini pun memiliki sejarah. Penamaan taman hutan raya ini diambil dari seorang tokoh dari Aceh yang bernama Pocut Meurah Intan. Pocut Meurah Intan merupakan seorang perempuan yang berasal dari keturunan bangsawan Kesultanan Aceh yang turut berjuang melawan Belanda. Beliau dikenal merupakan seorang wanita pemberani yang tak kenal menyerah.

Semasa hidupnya, hanya bersenjatakan rencong, Pocut Meurah Intan dengan berani pernah melawan 18 orang prajurit khusus Belanda yang disebut marsose. Sempat tertangkap, dijebloskan ke penjara oleh tentara Belanda serta terluka parah hingga beliau mengalami cacat permanen di bagian kakinya. Keberanian dari Pocut Meurah Intan tersebut akhirnya diabadikan oleh pemerintah setempat sebagai nama dari taman hutan raya ini.

Secara keseluruhan, luas total yang dimiliki oleh Tahura Pocut Meurah Intan ini mencapai 6.300 hektar dengan keadaan topografi yang didominasi oleh daerah perbukitan. Tempat wisata yang terletak di Aceh Besar ini dikelola secara resmi oleh Dinas Kehutanan Provinsi Aceh. Wisatawan yang ingin berkunjung, harus terlebih dahulu izin di pos penjagaan taman hutan raya.

Setelah diizinkan oleh petugas wisatawan bisa langsung memasuki taman hutan ini. Tak jauh dari pos tersebut, dengan melalui jalan setapak wisatawan akan melihat hutan pinus dengan rumah pohon yang didesain secara unik. Di Tahura Pocut Meruah Intan ini sebagian besar memang ditumbuhi oleh pohon pinus merkusi.

Rumah pohon tersebut berada di antara dua pohon pinus, yang juga digunakan sebagai penyangga utama. Ruman pohon ini terbuat dari kayu dengan warna coklat tua, sehingga menghadirkan nuansa klasik ketika berada di dalam rumah pohon tersebut. Wisatawan bisa naik untuk memasuki rumah pohon yang bisa menampung hingga 15 orang dewasa.


credit image: lisnaanggraeny.blogspot.co.id

Saat berada dirumah pohon, tak jarang banyak wisatawan tanpa ragu untuk berpose di depan kamera. Entah berfoto di rumah pohon, atau bergaya dengan latar puluhan pohon pinus yang tumbuh rapi. Udara di sekitar hutan pinus ini juga sejuk dan segar, sehingga bisa menghilangkan rasa penat wisatawan setelah melakukan perjalanan yang cukup melelahkan.

Di kawasan ini, memang menjadi tempat konservasi bagi satwa dan tumbuhan. Wisatawan dapat menempukan hewan seperti rusa, gajah, harimau, ayam hutan, kera ekor panjang serta flora seperti pohon pinus, akasia, tanaman paku dan masih banyak lagi.

Fasilitas yang terdapat pada Tahura Pocut Meurah Intan ini tergolong cukup lengkap, telah tersedia pos penjagaan dengan petugas polisi hutan yang siap mendampingi wisatawan untuk menyusuri hutan. Selain itu, juga terdapat toilet, serta lahan parkir cukup luas tak jauh dari pos penjagaan tersebut.

Di taman hutan raya ini juga disediakan wahana outbond yang bisa digunakan oleh wisatawan. Wahana tersebut seperti flying fox, serta jembatan tambang. Letak dari wahana tersebut bersebelahan dengan rumah pohon di hutan pinus.

Didalam hutan pinus juga terdapat taman kecil yang dihiasi gazebo-gazebo unik dengan tempat duduk. Taman kecil ini juga memiliki wahana bermain anak-anak seperti ayunan dan prosotan. Jika wisatawan lapar atau haus, bisa memesan makanan di cafe yang terdapat di taman tersebut.

Di kawasan ini juga terdapat air terjun yang begitu indah, letaknya cukup jauh dari hutan pinus. Kamu hanya dikenakan biaya Rp. 10.000 per orang dan akan ditemani oleh polisi hutan untuk menuju ke air terjun tersebut. Kamu harus berjalan melewati jalan aspal, jalan tanah, perbukitan, dan bebatuan sebelum sampai di air terjun ini.


credit image: sidenatural.blogspot.co.id

Setibanya di Air Terjun Tahura kamu bisa bermain di derasnya air yang jatuh mengenai bebatuan. Air tersebut sangat alami dan segar, seketika bisa menghilangkan seluruh rasa lelah dari perjalanan yang kamu tempuh. Di sepanjang jalan menuju air terjun kamu juga bisa melihat pemandangan alam yang mempesona dari padang ilalang, perbukitan dan perkebunan warga.

Di sini juga cocok untuk kamu yang suka camping, karena di sini juga bisa bermalam dengan mendirikan tenda. Terdapat sebuah lahan yang cukup luas, yang memang disediakan bagi wisatawan yang ingin bercamping. Lahan tersebut cukup luas, dan tak jauh dari hutan pinus merkusi.

Tentu akan menjadi pengalaman tersendiri menghabiskan suasana malam yang dingin ditemani api unggun. Kamu bisa bercengkrama dengan orang terdekat menikmati indahnya malam yang berhiaskan bintang-bintang di hutan pinus merkusi.

Untuk memasuki kawasan Tahura Pocut Meurah Intan, wisatawan tidak dikenakan biaya tetapi harus izin terlebih dahulu di pos penjagaan. Namun jikan ingin pergi ke Air Terjun Tahura, wisatawan harus membayar Rp. 10.000 per orang.


Sumber: tempat.co.id