Tips Dan Trik Menghilangkan Bau pada Jengkol Ala Subulussalam

0
Source: food.detik.com

Cobalah beberapa tips dan trik tentang cara menghilangkan bau pada jengkol. Dan ini, adalah hal yang mustahil jika dilihat secara rinci pada jengkol. Secara makanan ini sudah dikenal diseluruh kalangan pecinta kuliner dimanapun berada bahwa jengkol memiliki bau yang sangat menyengat dan tidak sedap. Dan jengkol termasuk makanan yang dibenci, hanya segelintir mereka yang suka menikmati makanan yang berbau ini. Tidak perduli dengan efek-efek yang  akan diberikan makanan ini.

Selain menimbulkan bau yang menyengat, jengkol juga memberikan efek sakit perut bagi pengosumsi yang berlebihan. Dari itu, kamar mandi dan mulut menjadi musuh besar, karena timbulnya bau yang tidak sedap. Bau ini tidak akan menjadi masalah bagi mereka-mereka yang mencintai. Walaupun seperti itu, banyak dari masyarakat tetap menikmati, mencintai dan doyan pada makanan ini. Ada beberapa masyarakat yang merasakan jengkol akan lebih enak jika  menikmatinya secara langsung yang diambil dari pohonnya dan dimakan secara bersamaan dengan nasi panas dan sambal ulek. maka ini memberikan kenikmatan tersendiri bagi pengosumsinya. Banyak variasi yang bisa kita gunakan saat mengolah makanan tergantung selera lidah masing-masing manusia. pengolahan boleh berbeda tapi hanya dua cara yang bisa mengurangi bau dari makanan ini. Silahkan dicoba dirumah anda masing-masing rasakann perbedaannya.

Beberapa alasan yang dilontarkan dari orang-orang yang tidak doyan pada jengkol karena bau yang menyengat tidak memandang sedikit atau banyaknya kita menikmati atau mengosumsinya maka tetap memberikan bau berhari-hari sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap pada kamar mandi dan mulut bagi. Dari itu tidak ada alasan lagi jangan terlalu membenci sesuatu apalagi terhadap makanan, cobalah mengikuti cara dibawah ini, lihat perubahannya setelah anda mencoba:

Dua cara mengolah jengkol ala Subulussalam agar tidak memberikan efek bau pada mulut dan tidak membuat orang disekitar kita menghindar karena bau yang ditimbulkan dari mulut akibat mengosumsi jengkol dan tetap menjaga kamar mandi anda wangi dan nyaman saat memakainya.

Cara pertama :

1.      Siapkan jengkol yang akan anda masak sesuai takaran yang anda inginkan

2.      pilihlah jengkol yang warna kulitnya kecoklatan  

3.      Rendam jengkol dengan air beras sekitar 8 atau 9 jam agar bau pada jengkol berkurang

4.       Rebus jengkol sampai kulit yang menyatu pada jengkol terkelupas (tanda jengkol telah matang) dan anda sudah menyiapkan bumbu sesuai keinginan anda

5.      Agar rasa bumbu menyatu pada semur  maka anda pukul jengkol sekitar dua atau tiga kali

6.      Olahlah jengkol sesuai keinginan anda rasakan perbedaannya dengan cara sebelum-belumnya.

Langkah kedua masih sama dengan langkah pertama hanya saja cara merebus yang berbeda :

1.      Siapkan jeengkol yang akan disemur, sate (takaran yang anda inginkan)

2.      Rebus jengkol dengan serai dan daun salam sebelum merebus haluskan serai terlebih dahulu

3.      Tunggu sampai kulit pada jengkol terkelupas

4.      Olah sesuai yang anda inginkan (sate, semur, goreng dst)

Silahkan mencoba cara-cara diatas, semoga berguna bagi pembaca. Salamah Mahasiswa UIN Arraniry PAI (pendidikan Agama Islam) menyatakan “saya selalu memasak jengkol, terlebih dahulu saya merebus jengkol menggunakan daun salam atau merendam jengkol pakai air beras, agar mengurangi bau pada jengkol.”

Selain itu rasanya juga lebih kentara bumbu-bumbu akan meresap dijengkol memberikan rasa yang lebih gurih dan nikmat. Cara ini sudah turun menurun dilakukan dalam keluarga kami. Lanjutnya

“Bau tidak akan bertahan lama dan kita tidak perlu berhari-hari merasakan bau dimulut cara ini tidak ribet (rumit) kami selalu menyesuaikan jadwal memasaknya,  jika seandainya kami ingin memasak jengkol untuk dimakan siang hari, maka kami sudah memproses di pagi dan itu sering saya lakukan diwaktu libur semester bersama keluarga dikampung.” Jelas Marni masyarakat subulussalam mahasiswa UIN Ar-raniry.