Tips Negosiasi Win-win

0
Source: mditack.co.id

Tahukah anda, negosiasi adalah media urgentif dalam mencapai keberhasilan. Negosiasi tentu banyak macam dan jenisnya, namun yang penulis rekomendasikan disini adalah model negosiasi "menang-menang".

Negosiasi menang-menang merupakan model negosiasi yang apabila dikaitkan dengan istilah ilmu ‘biologi’ adalah Simbiosis Mutualisme. Yakni hubungan yg saling menguntungkan satu sama lain. 

Dalam wirausaha positif murni, negosiasi menang-menang merupakan langkah yg efektif guna membangun mitra dan relasi yang baik. Berfikirlah untuk membangun kerjasama yang saling menguntungkan bukan mendzalimi orang lain dengan kepentingan-kepentingan tersirat.

Apa contoh negosiasi menang-menang? Contoh negosiasi ini adalah transparasi kedua belah pihak dalam mengajukan perencanaan kerjasama yang memiliki bobot persentasi keuntungan dan kerugian sama besar. Seperti seorang pembeli barang elektronik misalnya, mengnginkan harga beli sebesar Rp.500.000,- sementara penjual menjual dengan harga Rp.550.000, - dengan laba Rp.50.000,-. Bentuk negosiasi menang-menang dapat dilakukan dengan mengambil batas tengah keuntungan yakni setengah dari Rp.50.000,- sehingga barang terjual dengan harga Rp.525.000,

Ini merupakan salah satu konsepnya, bagian lain dapat dilihat dari kebijakan seorang ayah dalam menciptakan negosiasi anak yg menotong roti. Alkisah ada dua orang anak yang diberikan sang ayah satu potong roti yang besar. Sebenarnya ayah bisa saja menotongnya sendiri, namun ayah memberikan kesempatan kepada salah satu anak untuk memotongnya srndiri.

Kira-kira aoa yg terjadi?  Secara natural, anak yang memotong akan melakukan sayatan bagian yang besar untuknya, ini alami, aspek keuntungan sepihak. Namun, sesaat sebelum dipotong, ayah yg bijak berkata; "Ayah tak peduli siapa yg memotong, atau bagimanapun cara kalian memotongnya, yg jelas, siapa yg memotong maka dia harus memberikan kesempatan memilih potongan tersebut pada saudaranya!"

Apa yang terjadi? Tentu saja sang pemotong akan menyayat kue sama besar agar ia tidak rugi selaku pengambil kedua.  Apabila tidak, tentu potongan besar akan diambil oleh pengambil pertama. Inilah berbagai konsen negosiasi menang-menang, jadilah negosiator murni yg berfikir untuk sukses bersama bukan mendzalimi pihak lain.